•   Santunan Asuransi

    Manfaat Santunan Asuransi (SA)

    Diberikan kepada peserta yang diberhentikan dengan hak pension atau tunjangan bersifat pensiun.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Pertahanan RI Nomor 14 Tahun 2013 Tanggal 14 April 2013 Tentang Besar Manfaat Asuransi ASABRI yang diberlakukan terhtung mulai tanggal 01 Januari 2013, maka :

    1. Dalam rangka menjaga keseimbangan antara iuran yang dipotong dari peserta dan hasil pengembangannya dengan Manfaat Asuransi yang diberikan kepada peserta serta menjaga stabilitas kemampuan pendanaan, meningkatkan nilai Manfaat Asuransi, dan kesinambungan operasional perusahaan, maka perlu dilakukan penyesuaian terhadap rumusan Manfaat Santunan Asuransi (SA)  serta penyesuaian nilai manfaat risiko.

     

    1. Rumusan perhitungan Manfaat SA dari (0,60 x MI1 x P1) + (0,60 x MI2 x P2) dan SNTA dari FNT x {(0,60 x MI1 x P1) + (0,60 x MI2 x P2)} disesuaikan menjadi FII x P untuk peserta yang pensiun maupun berhenti yang menggunakan pendekatan metode iuran pasti, Perhitungan manfaat SA  terkait dengan gaji pokok, tunjangan istri, tunjangan anak, riwayat kepangkatan dan masa iuran.

     

    1. FII dihitung nerdasarkan data riwayat hidup dan kepangkatan peserta selama berdinas aktif.

     

    Ketentuan untuk besar jumlah setiap Manfaat Asuransi ditetapkan sebagai berikut :

     

    Manfaat Santunan Asuransi (SA)

    Ditetapkan sebesar faktor Indeks Iuran dikalikan penghasilan terakhir sebulan sbelum pensiun, atau dengan rumus :

    FII X P

     

    keterangan :

    -       FII adalah akumulasi nilai akhir iuran Peserta beserta pengembangannya selama masa iuran yang dinyatakan sebagai indeks dari penghasilan terakhir (P) pada saat peserta pensiun.

     

    -       P adalah penghasilan terakhir Peserta yang terdiri dari komponen Gaji Pokok ditambah Tunjangan Istri dan Tunjangan Anak sebulan sebelum pensiun.

     

    -       Iuran adalah Iuran Tunjangan Hari Tua sebesar 3,25% (tiga koma dua puluh lima persen) dari penghasilan peserta setiap bulan terdiri dari komponen Gaji Pokok + Tunjangan Istri + Tunjangan Anak yang merupakan bentuk tabungan wajib yang diwujudkan dalam bentuk Manfaat Asuransi bila Peserta berhenti, cacat, pension atau meninggal dunia/gugur/tewas serta istri/suami atau anak meninggal dunia.

     

    -       Akumulasi Iuran adalah iuran yang terkumpul sejak peserta diangkat sebagai Prajurit TNI, Anggota Polri, CPNS di lingkungan Kemhan dan CPNS Polri sampai dengan Peserta menerima penghasilan terakhir karena berhenti, pensiun atau meninggal dunia.

     

    -       Riwayat Hidup dan Kepangkatan adalah data Peserta yang memuat nama, tanggal lahir, tanggal pengangkatan pertama, pangkat pengangkatan pertama, tanggal perkawinan, tanggal kelahiran anak, data karir kepangkatan, serta tanggal dan pangkat saat berhenti, pension atau meninggal dunia.

     

    Dikarenakan Peserta yang pensiun terhitung mulai tanggal 1 Januari 2013 dan sebelumnya iurannya masih dipotong berdasarkan Peraturan Gaji Pokok sebelum tahun 2013, maka bagi peserta aktif yang pensiun terhitung mulai tanggal 1 Januari 2013 dan sebelumnya, dibayarkan berdasarkan ketentuan yang berlaku sebelum dikeluarkannya Peraturan Menteri ini dan bagi Peserta yang pensiun terhitung mulai tanggal 1 Januari 2013 dan sesudahnya dibayarkan berdasarkan Peraturan Menteri ini.  

     

    TABEL PERSYARATAN ADMINISTRASI MANFAAT ASURANSI

     

    NO

    JENIS PERSYARATAN

    1

    Skep Pensiun

    2

    Skep Pemberhentian

    3

    Daftar Riwayat Hidup

    4

    Keputusan Gugur atau Tewas dari Panglima TNI / Kapolri

    5

    Keputusan Cacat dari Panglima TNI / Kapolri

    6

    Surat Keterangan Pemberhentian Penghasilan (SKPP)

    7

    Daftar Pembayaran Penghasilan Bentuk KU107 dari Pekas

    8

    Kartu Tanda Peserta ASABRI (KTPA)

    9

    Identitas Diri (KTP/SIM/PASPORT)

    10

    Surat Keterangan Ahli Waris

    11

    Surat Keterangan Kematian

    12

    Surat Nikah

    13

    Buku Tabungan bagi yang memilih Giral

    14

    Kartu Keluarga

    15

    Struk Gaji/Carik pensiun terakhir

     

    Persyaratan pengajuan Klaim Manfaat Santunan Asuransi (SA) dilengkapi sesuai tabel nomor urut 1, 6, 8, 9, 13 (fotokopi), 3 (asli)

     

    CATATAN PENTING

    1. Formulir Surat Pengajuan Pembayaran (SPP) diisi selengkapnya memuat data berupa nama, pangkat, NRP/NIP, tanggal lahir, alamat yang jelas sesuai KTP/SIM/PASPOR, kesatuan terakhir serta kode pos untuk memudahkan dalam pengiriman uang Manfaat Asuransi.
    2. Formulir Surat Pengajuan Pembayaran (SPP) telah tersedia di Kesatuan/Satminkal masing-masing dan Kancab/KCP/UPP/UPK PT ASABRI (Persero).
    3. Surat Pengajuan Pembayaran (SPP) Manfaat Santunan Biaya Pemakaman yang langsung melalui BRI dibuat sendiri oleh Ahli Waris yang bersangkutan (diketik atau ditulis tangan).
    4. Surat Pengajuan Pembayaran (SPP) untuk Manfaat Santunan Manfaat Santunan Asuransi (SA), Manfaat Santunan Nilai Tunai Asuransi (SNTA), Manfaat Santunan Risiko Kematian (SRK), Manfaat Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Manfaat Santunan cacat Karena Dinas (SCKD), Manfaat Santunan Cacat Bukan Karena Dinas (SKKBD) dan Manfaat Santunan Biaya Pemakaman Istri/Suami/Anak (SBP I/S/A) Peserta Aktif harus disahkan oleh Dansatker/Pejabat yang berwenang.
    5. Bagi peserta yang telah menerima Manfaat Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) tidak diterimakan lagi Manfaat Santunan Risiko Kematian (SRK) dan Manfaat Santunan Nilai Tunai Asuransi (SNTA).
    6. Surat Kematian untuk pengajuan Klaim Manfaat Santunan Biaya Pemakaman (SBP) cukup disahkan oleh Lurah setempat.
    7. Pengurusan dan Pelayanan Manfaat Santunan Asuransi ASABRI serta KTPA tidak dipungut biaya (GRATIS).
    8. Program pelayanan Manfaat Santunan Asuransi (SA) dan Pensiun Pertama (PP), serta Manfaat Santunan Biaya Pemakaman (SBP) dan Uang Duka Wafat (UDW) untuk saat ini persyaratan administrasi maupun prosesnya sudah dapat dilakukan secara Terpadu di Kancab/KCP/UPP/UPK/PT ASABRI (Persero).
    9. Penjelasan lebih lanjut dapat diperoleh di Satker masing-masing atau di Kancab/KCP/UPP/UPK PT ASABRI (Persero) terdekat.
Anda adalah Pengunjung Ke:
  • Santunan: 0812 82371518
  • Pensiun : 0812 82371519
  • SMS : 0812 97834700 Bantuan SMS Center

Anda Bertanya
Kami Menjawab

Tatang Darjono
(xxxxx@yahoo.com)

24-09-2013
Pada form Data Peserta Pensiun yang saya load, Kolom Pangkat tidak terisi. Mohon penjelasan, Terima kasih.

Jawaban

Terima Kasih atas perhatian bapak, Untuk pangkat dan lainnya telah kami lengkapi dan dapat dilihat kembali.

bambang priambodo
(xxxxx@gmail.com)

21-02-2011
Kpd Yth. PT Asabri, Bersama ini, atas nama orang tua saya, Letkol (Purn) Sunarto, NRP : 22170, No Pen : 199911026150, kami laporkan perpindahan alamat. Semula : Gunung Sari Indah…

Jawaban

Untuk pindah alamat, mohon kirimkan persyaratan ke Kancab Asabri terdekat atau Kantor Pusat. Adapun syaratnya sbb: 1. Membuat SPP (Permohonan) di ketahui kantor pos Surabaya 2. FC KTP Kutambaru 3.…

DRS SOEBAGYO POERWOSOEDIRO
(xxxxx@yahoo.co.id)

19-02-2011
Brigjen Pol Pur Drs Soebagyo Poerwosoediro Jl Buana Pesanggrahan I No 27, Bukit Cinere Indah Blok OK-50 CINERE 16514, TelFax : 021-754 9147, HP. 0816 114 8282 soebagyopw@yahoo.co. id ____________________…

Jawaban

Kepada Yth. Brigjen Polisi (Purn) Drs SOEBAGYO POERWOSOEDIRO Selamat pagi, Data Bapak telah kami terima kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Brigjen Pol (Purn) Drs. SOEBAGYO POERWOSOEDIRO atas informasi yang…

Gatot P.Pralebda MSc
(xxxxx@yahoo.co.id)

16-02-2011
Pt ASABRIbYth. Saya sudah terima Laporan Pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 lewat pos. Selanjunya saya mencoba menelusuri lewat e-mail utk memperoleh tampilan lapiran tsb di alamat website PT ASABRI. Setelah…

Jawaban

Terima Kasih Bapak, pertama email asabri adalah asabri@asabri.co.id, kedua bapak bisa membuka website asabri.co.id kemudian klik menu pajak anda dan masukkan Nomor Pensiun dengan menambahkan dua digit tahun diawal sesuai…

Wahyudi Utomo
(xxxxx@gmail.com)

12-01-2011
Kami menggunakan Firefox terbaru, tetapi setelah mengisi no.pensiun dan enter, kami menuju ke http://191.9.203.101 :8000 dan hasilnya adalah DNS error, mohon konfirmasinya apakah alamat diatas benar? Terimakasih

Jawaban

Pak Yudi coba lagi. Kalau ternyata belum bisa juga, bapak mohon kirimkan No Pensiun ybs ke email kami asabri@asabri.co.id, nanti kami akan bantu download formulirnya terima kasih.

wahyudi utomo
(xxxxx@gmail.com)

12-01-2011
Sampai saat ini hampir 10 hari, kami mencoba mengunduh form 1721-A2, tetapi selalu tdk berhasil. Setelah kami masukkan no. pensiun dan enter, maka komputer saya menampakkan "The page cannot be…

Jawaban

Melihat problems yang Bapak alami, Kami menyarankan untuk membuka website kami khususnya untuk Pajak menggunakan Firefox v.3.1.4 keatas dan untuk mencetak menggunakan pembaca pdf misalnya foxit reader atau adobe reader.…

wahyudi utomo
(xxxxx@gmail.com)

04-01-2011
Apakah formulir pajak 1721-A2 saat ini, sudah dapat diunduh? kalo belum, kapan kami dapat mengunduhnya? Terimakasih.

Jawaban

Untuk Formulir pajak 1721-A2 sudah dapat Bapak unduh mulai awal Januari 2011 dengan cara klik Pajak Anda yang ada pada website ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Kritik, Saran &
Pertanyaan

Ketik Nama Anda

Ketik Email Anda

Ketik Website Anda

Ketik Kode

Tulis Pesan Anda Disini